Pesisir Barat, (HalamantodayTV)– Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan serahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Sentra Terpadu Inten Soeweno Kementerian Sosial (Kemensos) RI, yang berlangsung di Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Pesisir Tengah, Sabtu (8/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa program Bantuan Sosial (Bansos) ATENSI merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman sosial, menekan angka kemiskinan, serta memastikan kesejahteraan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
”Bansos ATENSI meliputi bantuan bagi lansia produktif, penyandang disabilitas, anak-anak, dan kelompok rentan”, ungkap Bupati Dedi Irawan.
Melalui bantuan ini lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan kemandirian, kualitas hidup, serta memberikan kemudahan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan bagi masyarakat penerima manfaat.
Bupati menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari Sentra Terpadu Inten Soeweno Kemensos RI, yang mencakup bantuan nutrisi, alat bantu disabilitas, perlengkapan tidur, perlengkapan sekolah, serta bantuan modal usaha.
Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat. ”Saya mengajak kita semua menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat empati, kepedulian, dan solidaritas sosial antar sesama”, ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat, Rena Novasari, saat ditemui usai acara menyampaikan bahwa, program ATENSI ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
”Harapan kami, bantuan ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Rena.
Ia menambahkan, penerima bantuan ATENSI ini berdasarkan usulan dari Pekon yang kemudian di asesemen melalui DTSE dan Desil 1 sampai 10, ”Apabila daftar nama yang diusulkan tidak ada di STSE dan Desil 1sampai 5, mohon maaf untuk di asesmen belum bisa” jelasnya. (Red)

