Home

Kategori

Iklan

Redaksi

Dampak Efesiensi APBD Pesisir Barat 2026 Turun Rp158 Miliar, Komisi I DPRD Usulkan Pinjaman Rp50 Miliar

Halamantoday.com, Pesisir Barat– Dampak efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat APBD Kabupaten Pesisir Barat tahun 2026 berkurang sekitar Rp158 miliar dibanding tahun sebelumnya.

‎Penurunan APBD yang cukup signifikan tersebut berpotensi menunda sejumlah program prioritas pembangunan.

‎”Untuk menutupi kekurangan itu, kami Komisi I DPRD Pesisir Barat mengusulkan agar pemerintah daerah mengajukan pinjaman sebesar Rp50 miliar”, ungkap Wakil Ketua Komisi I DPRD Pesisir Barat, Aliyudiem saat ditemui usai Paripurna Ranperda APBD tahun 2026, Rabu (12/11/2025).

‎Menurutnya, Komisi I DPRD Pesisir Barat telah sepakat mengusulkan kepada Pemerintah daerah untuk mengajukan pinjaman sebesar Rp 50 miliar kepada Bank daerah.

‎Hal tersebut dimaksudkan agar roda pemerintahan tetap stabil. Sebab APBD Pesisir Barat pada tahun 2026 mendatang di direncanakan sebesar Rp ±780 miliar. Dengan target yang memungkinkan tercapai hanya sebesar ± Rp 640 miliar.

‎Dari Rp 640 miliar tersebut 60 persen lebih habis digunakan untuk gaji pegawai atau berkisar ±Rp 450 miliar. Termasuk di dalamnya juga terdapat Dana Desa sebesar ±Rp 81 miliar.

‎”Belum lagi program Mandatoriing dari pusat ataupun provinsi, yang wajib untuk dilaksanakan. Sehingga kecil sekali untuk kegiatan lainnya termasuk untuk belanja modal kita”,  jelasnya.

‎Satu diantara dampak dari pemotongan anggaran ini yakni pemotongan tunjangan kinerja (Tukin) ASN.

‎Dengan adanya pemotongan Tukin tersebut di khawatirkan akan berdampak pada kedisiplinan ASN.

‎”Sehingga kami menyarankan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk bisa melakukan pinjaman kepada pihak ketiga”, ungkapnya.

‎Pinjaman ini untuk melaksanakan program Mandatoriing dan pembangunan daerah.

‎Pinjaman ini lanjutnya, telah diperhitungkan dengan berbagai pertimbangan termasuk cara-cara membayarnya.

‎”Karena saat ini jika kita tidak melakukan pinjaman otomatis tahun tidak akan ada pembangunan”, ujarnya.

‎Ia mencontohkan saat ini irigasi Way Laay kanan telah mengalami jebol di empat titik. Dimana irigasi ini mengaliri sawah di lima Pekon atau 1000 hektar lebih lahan pertanian.

‎”Ini salah satu contoh yang ada di depan mata, mungkin di daerah lain juga ada, jika kita tidak melakukan pinjaman tentu untuk melaksanakan kebutuhan masyarakat seperti ini tidak bis dilaksanakan”, bebernya.

‎”Kami komisi I DPRD Pesisir Barat sepakat menyusulkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk melaksanakan pinjaman, hal ini juga demi masyarakat kita”, tandasnya. (Red)

Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Audensi Bersama Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan

Halamantoday.com, Pesisir Barat- Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu

Pemkab Pesisir Barat Audensi Bersama Kemensos RI, Serahkan Verifikasi dan Validasi Data

Halamantoday.com, Pesisir Barat- Dalam rangka menindaklanjuti keterbatasan kuota Program Penerima Bantuan Iuran

Bupati Pesisir Barat Tinjau Proyek PLTM Way Melesom, Pastikan Lingkungan dan Hak Air Warga Tetap Terjaga

Pesisir Barat, (HalamanTodayTV)- Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, meninjau langsung progres pembangunan

Home

Redaksi

Daerah

Ekonomi

Hiburan

Hukum

Lifestyle

Olahraga

Pendidikan

Peristiwa

Politik

Otomotif