Home

Kategori

Iklan

Redaksi

Diduga Microsleep, Grand Max Tabrak Truk Towing

Halamantoday.com, Pesisir Barat– Dugaan microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Daihatsu Grand Max dan truk towing Mitsubishi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) KM 228, Pekon Padang Haluan, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Rabu (2/9) sekitar pukul 05.45 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Krui, Kecamatan Pesisir Tengah.

Kecelakaan terjadi ketika truk towing Mitsubishi warna kuning nomor polisi BE 8422 UQ yang dikemudikan Fian Alif Romadon (26), melaju dari arah Krui menuju Bandar Lampung. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Daihatsu Grand Max warna silver nomor polisi B 1407 KMJ yang dikemudikan Noval Didi Ramadhan (26), bersama tiga penumpang.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Pesisir Barat IPTU Muhammad Anis, S.H., mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan sama-sama melaju di Jalinbar. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi Grand Max diduga mengalami microsleep sehingga kendaraannya masuk ke jalur kanan dan mengambil jalur kendaraan dari arah berlawanan.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kecelakaan bermula saat truk towing Mitsubishi warna kuning nomor polisi BE 8422 UQ yang dikemudikan Fian Alif Romadon melaju dari arah Krui menuju Bandar Lampung. Sesampainya di Jalinbar KM 228 Pekon Padang Haluan, dari arah berlawanan datang Daihatsu Grand Max warna silver nomor polisi B 1407 KMJ yang dikemudikan Noval Didi Ramadhan. Saat itu, pengemudi Grand Max diduga mengalami microsleep atau tidur sesaat, sehingga kendaraan masuk ke jalur kanan dan kemudian menabrak bodi bagian kanan truk towing Mitsubishi,” kata Muhammad Anis.

Dikatakannya, benturan kedua kendaraan menyebabkan pengemudi Grand Max, Noval Didi Ramadhan, mengalami luka lebam pada lutut kanan dan terkilir. Sementara salah seorang penumpangnya, Rahmat (27), mengalami luka robek pada bagian pelipis mata, dahi, dan kaki kanan. Keduanya kemudian dibawa ke Puskesmas Krui untuk mendapatkan tindakan medis.

“Noval Didi Ramadhan diketahui merupakan warga Desa Margoyoso, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Sementara Rahmat merupakan warga Merpas, Kaur Kota, Bengkulu,” jelasnya.

Adapun dua penumpang lainnya, Lara Purba Ningsih (20), mahasiswa yang berdomisili di Desa Sinar Laut, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, serta Siti Rohana (27), warga Desa Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.

Dari kendaraan truk towing, pengemudi Fian Alif Romadon, yang berprofesi sebagai sopir dan merupakan warga Pekon Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, juga tidak mengalami luka. Begitu pula penumpangnya, Rio Alfarizie, (22) warga Pekon Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, yang dilaporkan dalam kondisi selamat.

“Petugas Satlantas Polres Pesisir Barat juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dua saksi yang dimintai keterangan yakni Ridwan, petani yang berdomisili di Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur, serta M. Mashur Sihab,wiraswasta asal Kabupaten Pringsewu,” katanya.

Dijelaskannya, kondisi jalan saat kecelakaan terjadi relatif baik. Cuaca pagi itu cerah, permukaan jalan beraspal, dan lokasi kejadian berada di sekitar permukiman penduduk. Meski demikian, faktor kondisi pengemudi tetap menjadi perhatian karena rasa kantuk saat berkendara dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi dalam hitungan detik.

“Cuaca saat kejadian cerah dan kondisi jalan beraspal baik. Lokasi kecelakaan juga berada di dekat permukiman penduduk. Kami mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila merasa lelah atau mengantuk, karena microsleep dapat terjadi secara tiba-tiba dan sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Masih kata dia, pengemudi yang melakukan perjalanan jauh harus memastikan kondisi tubuh tetap prima dan mengambil waktu istirahat apabila mulai merasakan kantuk. Menurutnya, berhenti sejenak untuk memulihkan kondisi jauh lebih aman dibandingkan memaksakan perjalanan dalam keadaan tidak sepenuhnya sadar.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi yang menempuh perjalanan jauh, agar memperhatikan kondisi fisik dan tidak memaksakan berkendara dalam keadaan mengantuk,” katanya.

Jika mulai mengantuk, kata dia, segera berhenti di tempat yang aman dan beristirahat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, karena kehilangan konsentrasi sesaat saja dapat berakibat fatal.

“Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan nilai kerugian material diperkirakan sekitar Rp25 juta. Petugas Satlantas Polres Pesisir Barat masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap kecelakaan tersebut sesuai prosedur yang berlaku”, tandasnya.

Sakdan, Siap Maju, Mengabdi dan Membangun Pekon Sumur Jaya

Halamantoday.com, Pesisir Barat- Terpanggil untuk membangun Pekon, Salah Satu Pemuda, Sakdan, S.Fil.I

Jaga Hutan,jaga kehidupan!Tim Mabes TNI Edukasi warga Way Empulau Ulu

Halamantoday.com, Lampung Barat — Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes

Hasil Survei Lapangan, PWDPI Bakal Anugerahi Penghargaan Dua Mitra SPPG

Halamantoday.com, BANDAR LAMPUNG — Penghargaan PWDPI Award Sustainability 2026 juga akan diserahkan

Home

Redaksi

Daerah

Ekonomi

Hiburan

Hukum

Lifestyle

Olahraga

Pendidikan

Peristiwa

Politik

Otomotif